cara melamar pekerjaan di jobsdb
PERINGATAN Mendapatkan posisi kerja di BUMN/Swasta tidaklah sulit, jika anda tahu cara-caranya. Informasi berikut tidak akan mengajarkan Anda menggunakan cara-cara tidak jujur dalam menembus ujian BUMN, Bank dan Lowongan Pekerjaan Lainnya. Berpikirlah sesuai logika, semua itu butuh usaha dan kerja keras dalam mencapai tujuan, saya akan tunjukan pada anda cara yang lebih baik dari biasanya
Agarbisa lolos ketika melamar, berikut adalah beberapa trik cara melamar di Jobstreet agar dipanggil. 3 Cara Melamar Di Jobstreet Agar Dipanggil Seperti yang sudah Anda ketahui, bahwa kini mengirim surat lamaran tidak perlu lagi repot harus melalui kantor pos. Cukup memanfaatkan teknologi internet, maka surat lamaran digital pun sudah bisa
andabisa mendapatkan informasi lowongan kerja terbaru di PT Bina Pertiwi ini melalui portal loker online (seperti Indeed, Jobstreet, Jobsdb dan sejenisnya), melalui halaman karir pada web resmi perusahaan, melalui Campus Career Center, iklan lowongan kerja dan juga melalui informasi dari karyawan yang tengah bekerja disana. Cara melamar kerja
contohlamaran menulis kata pengantar magang mengirimkan cara jobsdb dokumen fatal pekerjaan kesalahan diri balasan pertanyaan unsolicited tentang melamar motivation. Cara Menulis Alamat Di Amplop Coklat Lamaran Kerja - Berbagai Alamat. Sumber gambar :berbagaialamat.blogspot.com. amplop alamat tulisan menulis lamaran komputer ngeprint kerja
TellingJob & Education Background in CV Melamar pekerjaan dapat menjadi hal yang cukup mendebarkan. Banyak sekali orang yang merasa kesulitan dalam mencari pekerjaan sebab lamaran yang dikirimkan berkali-kali ditolak atau tak ditanggapi oleh pihak perusahaan atau instansi yang diincar. Beberapa orang juga mengalami kegagalan setelah masuk tahap interview.
Site De Rencontre En Ligne Suisse. Dengan kemajuan teknologi dan hadirnya internet, mencari pekerjaan pastinya lebih mudah, apalagi terdapat kurang lebih lowongan pekerjaan hanya untukmu di JobStreet. Hanya dengan menyebar CV secara digital, kamu berpeluang mendapatkan pekerjaan impian. Pastinya, kamu sudah melamar banyak pekerjaan secara online, tapi kenapa sih tidak ada panggilan interview sama sekali? Sepertinya kamu melupakan satu hal penting. Kamu perlu mengisi profil akun JobStreet sebaik mungkin. Jika kamu seorang fresh graduate dan kebingungan bagaimana mengisi profil JobStreet, tidak perlu khawatir. Kamu bisa melihat contoh resume JobStreet fresh graduate sebagai gambaran. Selain itu, dengan memperbarui profil JobStreet yang sesuai dan lengkap, kamu berpeluang berada di posisi terdepan sebagai kandidat yang cocok untuk sebuah lowongan pekerjaan. Lalu, mengapa mengisi profil JobStreet itu penting? Bagaimana cara melamar di JobStreet agar dipanggil interview? Apa saja hal yang perlu dilakukan untuk membuat profil JobStreet menonjol? Jangan khawatir, simak jawabannya di artikel berikut! Kenapa Mengisi Profil JobStreet Penting? Gak diragukan lagi, saat ini perusahaan tentunya lebih memilih menggunakan job portal terpercaya seperti JobStreet daripada menggunakan metode konvensional, seperti menyebarkan lowongan melalui poster atau koran. Dengan menggunakan jasa job portal, gak hanya para kandidat, perusahaan juga perlu mengisi informasi yang diperlukan di JobStreet. Semua informasi yang diisi oleh perusahaan dan kandidat inilah yang nantinya akan menjadi database. Lalu, Artificial Intelligence AI JobStreet akan mencocokkan informasi dari kedua pihak yang akan membantu perusahaan menemukan kandidat yang paling cocok. JobStreet menyediakan fitur “Job Alert” yang akan memberikan rekomendasi lowongan pekerjaan yang tersedia sesuai dengan informasi profil JobStreet-mu. Gak cuma itu, Artificial Intelligence AI JobStreet juga akan memberikan saran pekerjaan sesuai dengan riwayat pencarian kerja yang kamu cari di JobStreet. Dari sisi perusahaan, seluruh data kandidat yang melamar akan muncul di halaman perusahaan dengan urutan kandidat tercocok dengan kualifikasi perusahaan hingga kandidat yang tidak sesuai kualifikasi. Jika data profil JobStreet-mu sangat cocok dengan kualifikasi lowongan pekerjaan, maka data lamaran kerjamu akan berada di halaman pertama. Itulah alasan betapa pentingnya mengisi profil JobStreet dengan lengkap dan efektif. 7 Tips Mempromosikan Diri di JobStreet Setelah mengetahui alasan pentingnya, kamu perlu tahu cara mempromosikan diri di JobStreet agar menjadi kandidat terbaik saat melamar. Berikut 7 tips mempromosikan diri dengan resume online JobStreet agar dipanggil interview. Isi informasi profil JobStreet dengan lengkap Kesan pertamamu yang akan dilihat perusahaan adalah informasi di profil JobStreet. Pastikan kamu mencantumkan informasi yang benar dan akurat. Hal ini sangat penting untuk menunjukkan keseriusan kamu dalam melamar pekerjaan. Berikut informasi resume JobStreet di profilmu yang perlu kamu cantumkan dan perhatikan dengan baik. Pengalaman Pengalaman merupakan bagian yang penting untuk penentuan kecocokan datamu oleh AI JobStreet. Gak cuma kamu yang perlu mengisi pengalaman sebagai kualifikasi, perusahaan juga perlu mengisi kualifikasi ini ketika memasukkan lowongan pekerjaan yang nantinya dibantu oleh AI JobStreet. Pada bagian ini, kamu perlu mencantumkan pengalaman kerja di perusahaan sebelumnya. Di setiap pengalaman, cantumkan nama posisi, nama perusahaan, rentang waktu pekerjaan, dan poin-poin tugas yang kamu lakukan sebagai keterangan kerja. Selain itu, jangan lupa untuk mengisi bagian industri, spesialisasi, dan tingkat posisi dari setiap pengalaman yang kamu cantumkan. Pendidikan Cantumkan dua pendidikan terakhirmu dalam bagian ini. Masukkan juga detail dari setiap pendidikan, mulai dari nama institusi pendidikan, tanggal kelulusan, gelar akademik, jurusan, IPK, dan informasi tambahan mengenai pendidikanmu. Saat melamar pekerjaan nantinya, kamu juga perlu memperhatikan kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan sebuah lowongan pekerjaan. Tingkat pendidikan tidak hanya penting bagimu tapi juga penting bagi perusahaan untuk mencari kandidat paling sesuai. Oleh karena itu, memperhatikan kesesuaian pendidikan dengan kualifikasi lowongan kerja akan meningkatkan peluang mendapat pekerjaan yang sesuai. Keterampilan Di bagian ini, cantumkan semua keterampilan yang kamu kuasai, baik soft skills maupun hard skills. Kamu juga bisa mencantumkan keterampilan yang sesuai dengan pekerjaan yang sedang kamu incar. Jangan lupa sesuaikan tingkat dari setiap keterampilan yang kamu cantumkan, mulai dari tingkat pemula beginner hingga tingkat lanjutan advanced. Bahasa Selain meletakkan informasi mengenai keterampilanmu, kamu bisa mencantumkan keterampilan bahasa yang kamu kuasai, seperti Bahasa Inggris atau Bahasa Jepang. Sertakan juga masing-masing tingkat kemahiran bahasa dalam skala 1-10 untuk kemahiran lisan dan tulisan. Kamu juga bisa mengikuti Penilaian Bahasa Inggris JobStreet JELA yang bisa dicantumkan di bagian ini. Nantinya, hasil tes kemampuan bahasa Inggris ini bisa kamu tampilkan atau sembunyikan dari profilmu. Akan tetapi, jauh lebih baik bagi kamu untuk menampilkannya karena terdapat beberapa lowongan kerja yang membutuhkan penilaian kemampuan bahasa Inggris. Info Lain Pada bagian “Info Lain”, kamu perlu mencantumkan gaji dan lokasi kerja yang kamu harapkan. Ini juga merupakan data yang penting untuk pencocokan yang dilakukan oleh AI JobStreet. Jika kamu memiliki informasi lainnya yang ingin dicantumkan dan dilihat oleh perusahaan, kamu juga bisa mencantumkan hal tersebut di bagian ini. Pastikan informasi ini memang informasi penting, ya. Profil Saya Masukkan nama lengkap, nomor handphone, alamat tempat tinggal, serta email agar nantinya perusahaan mudah menghubungi kamu untuk panggilan interview. Pastikan juga kamu memasang foto profil yang baru dan sesuai, ya. Resume Diunggah Selain menaruh semua informasi di atas sebagai resume online di profil JobStreet, kamu juga bisa mengunggah file resume di bagian ini. Kamu bisa meletakkan CV ATS atau CV kreatif. Setelah mengisi informasi di semua bagian, profilmu memiliki kesempatan besar untuk berada di halaman pertama dari sekian banyaknya kandidat lain yang juga melamar pekerjaan. Unggah CV ATS di profil JobStreet Selain menggunakan AI JobStreet, perusahaan juga banyak menggunakan software Application Tracking System ATS untuk menyeleksi para kandidat. Untuk menyiasati hal ini, kamu sebaiknya membuat CV ATS, yaitu CV yang menggunakan keywords tertentu untuk lulus dari Application Tracking System ATS. Lalu, unggah CV ATS tersebut di bagian Resume Diunggah di profil JobStreet-mu. Baca deskripsi lowongan pekerjaan yang kamu incar untuk menemukan keywords yang dipakai perusahaan. Perhatikan juga skills dan kualifikasi yang perusahaan inginkan. Dengan menggunakan keywords tersebut di CV, kamu akan memperlihatkan kepada perusahaan informasi yang ingin mereka lihat sebagai kandidat terbaik. Atur preferensi gaji dan lokasi Tidak hanya menyediakan lowongan pekerjaan serta kualifikasinya, perusahaan juga menggunakan rentang preferensi gaji kandidat dan lokasi sebagai filter saat perekrutan. AI JobStreet akan menyesuaikan filter ini dengan data para kandidat yang melamar. Jadi, gak hanya pekerjaan impian, kamu juga bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan lokasi dan ekspektasi gaji yang kamu inginkan dengan mengatur preferensi gaji dan lokasimu saat ini. Atur pengaturan privasi akun profil JobStreet Ada dua pengaturan privasi untuk profil JobStreet. Kamu bisa memilih salah satu dari kedua pilihan berikut Dicari dengan Detil Informasi Bagi kamu yang butuh pekerjaan sesegera mungkin, ini adalah opsi yang cocok untukmu. Dengan memilih opsi ini, perusahaan bisa menemukan profil JobStreet kamu dan melihat kontak serta detail informasi lainnya. Jika kamu mengaktifkan fitur ini, pihak perusahaan dapat menemukan profil kamu meskipun kamu tidak apply untuk posisi apapun. Karena itu, pastikan untuk mencantumkan kontak terbaru agar jika pihak perusahaan bisa menghubungi kamu jika mereka tertarik pada profil-mu. Tidak Dapat Dicari Jika kamu sedang beristirahat dari pencarian kerja atau memilih untuk mencari pekerjaan dengan cara lain, kamu bisa memilih opsi ini karena perusahaan tidak akan bisa mencari profilmu dengan pengaturan privasi ini. Periksa kembali profil Jobstreet Hindari kesalahan tata bahasa atau ejaan di resume profil JobStreet-mu. Jika terdapat kesalahan tata bahasa atau ejaan, perusahaan akan mengira bahwa kamu tidak serius dalam melamar pekerjaan. Oleh karena itu, resume online di profil JobStreet sama pentingnya dengan resume cetak. Pastikan kamu memeriksa kembali informasi yang kamu cantumkan di profil. Kamu juga bisa meminta bantuan teman atau rekan lain untuk memeriksa profil JobStreet-mu. Update profil akun Jobstreet secara berkala Gak hanya memperbarui kontak, update profil JobStreet juga sama pentingnya. Di JobStreet, profil terbaru biasanya berada di posisi atas. Jadi, kamu bisa berada di posisi terdepan dalam kompetisi pencarian kerja. Update profil juga penting untuk menonjolkan pencapaian, pendidikan, dan lokasi terbaru pada perusahaan. Hal ini juga menunjukkan bahwa kamu mengalami kemajuan di bidang karirmu sendiri. Catat pekerjaan yang dilamar di Jobstreet Dari sekian banyaknya lamaran yang kamu kirim, kamu bisa saja lupa untuk follow up atau lupa perusahaan mana yang memanggil kamu untuk interview. Dengan mencatat pekerjaan yang kamu lamar di JobStreet, kamu bisa tahu kapan dan pekerjaan apa saja yang sudah kamu kirimkan lamaran. Kamu bisa menggunakan Microsoft Excel untuk melacak semua pekerjaan yang kamu lamar. Dengan begini, kamu juga tidak akan melamar dua kali untuk satu pekerjaan. Gak usah ditunda-tunda, yuk segera isi profil JobStreet-mu! Kamu sudah tahu alasan pentingnya mengisi profil JobStreet. Ditambah lagi, kamu sudah mendapatkan 7 tips untuk mempromosikan diri melalui profil JobStreet. Setelah mengisi profil, yang tinggal kamu lakukan klik tombol “Lamar Sekarang.” Setelah itu, kamu akan diminta untuk memeriksa kembali profil JobStreet yang akan dicek oleh perusahaan. Kamu juga nantinya perlu mengisi bagian “Make your pitch!” Isi bagian ini dengan deskripsi singkat tentang dirimu. Ini adalah kesempatan untuk mempromosikan diri sendiri. Jika kamu tidak memiliki gambaran, kamu melihat contoh kalimat mempromosikan diri di JobStreet sebagai referensi. Gunakan juga fitur lain yang ditawarkan JobStreet untuk mendukungmu mendapatkan pekerjaan impian. Mulai dari Simulasi Wawancara, Kalkulator Gaji, dan laman Tips Karir. Dapat akses JobStreet di mana saja dan kapan saja dengan download aplikasinya di Google Play Store atau Apple App Store. Tentang SEEK di Asia SEEK adalah grup perusahaan, yang terdiri dari bisnis rekrutmen online, pendidikan, komersial dan nirlaba. SEEK memberikan kontribusi positif pada kehidupan orang banyak dalam skala global. SEEK terdaftar dalam Australian Securities Exchange, dan menjadi salah satu dari 100 perusahaan terbesar. Di Asia, SEEK beroperasi dengan brand JobStreet dan JobsDB, platform ketenagakerjaan terbesar di Asia dan pilihan utama bagi kandidat dan perusahaan. SEEK menarik lebih dari 500 juta kunjungan per tahun di enam pasar yang dioperasikannya, yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Tentang SEEK Limited SEEK adalah grup perusahaan, yang terdiri dari bisnis rekrutmen online, pendidikan, komersial dan nirlaba. SEEK memberikan kontribusi positif pada kehidupan orang banyak dalam skala global. SEEK terdaftar dalam Australian Securities Exchange, dan menjadi salah satu dari 100 perusahaan terbesar. Pada tahun 2022, SEEK diakui sebagai salah satu dari Australia’s Top Ten Places to Work in Tech dalam penghargaan AFR BOSS Best Places to Work. Tahun ini, SEEK merayakan 25 tahun membantu warga Australia menjalani kehidupan kerja yang lebih memuaskan dan produktif.
Unduh PDF Unduh PDF Ingin tahu kiat jitu melamar pekerjaan tanpa stres yang memperbesar peluang sukses? Artikel ini menjelaskan cara menulis biodata dan surat lamaran kerja agar aplikasi Anda paling menyita perhatian. Mungkin Anda perlu mengajukan beberapa aplikasi sampai mendapatkan pekerjaan yang diinginkan, tetapi jangan menyerah! Gunakan internet untuk mencari lowongan kerja setiap hari. Anda akan mendapat kesempatan menjalani wawancara kerja dan diterima bekerja jika berjuang dengan gigih dan penuh dedikasi. 1 Carilah pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keterampilan Anda. Biasanya, perekrut memasang iklan lowongan kerja melalui situs web, misalnya LinkedIn, Indeed, dan Monster. Carilah lowongan kerja melalui situs web tersebut dengan mengentri kata kunci pencarian sesuai pekerjaan yang diinginkan. Selain itu, cari tahu ada tidaknya iklan lowongan kerja dengan mengakses situs web perusahaan. Pastikan Anda mencari iklan sesuai kategori bidang pekerjaan yang Anda kuasai.[1] Semasa pandemi COVID-19, fokuskan pencarian pada perusahaan yang tetap beroperasi atau sangat dibutuhkan untuk mengatasi pandemi, misalnya pergudangan, pengiriman paket, penjual sembako, dan fasilitas perawatan kesehatan. Selain itu, pertimbangkan kemungkinan bekerja sebagai contact tracer penelusur riwayat kontak, operator telepon, atau pengajar daring.[2] 2 Carilah informasi tentang aktivitas perusahaan sebelum mengirim lamaran kerja. Gunakan internet untuk mencari situs web, akun media sosial, dan artikel baru perusahaan. Bacalah tulisan tentang misi perusahaan, proyek yang sedang berjalan, dan peluang karier. Catatlah informasi tersebut agar bisa dicantumkan dalam biodata dan surat lamaran kerja.[3] Jika nama pemilik perusahaan atau manajer rekrutmen tercantum dalam situs web perusahaan, cari tahu profil mereka melalui LinkedIn dan media sosial lalu gunakan informasi ini untuk membangun koneksi dengan mereka agar Anda memiliki nilai tambah dibandingkan kandidat yang lain. Contohnya, jika Anda membaca di LinkedIn bahwa pewawancara pernah kuliah di kampus yang sama, cantumkan hal ini dalam surat lamaran kerja. Pusatkan perhatian pada misi dan kebutuhan perusahaan. Contohnya, semasa pandemi COVID-19, banyak pemilik perusahaan menentukan indikator performa bisnis yang berbeda dari biasanya. Tunjukkan bahwa Anda memahami situasi yang sedang terjadi dengan mencantumkan hal ini dalam surat lamaran kerja.[4] 3 Tulis biodata yang menginformasikan riwayat pendidikan, pengalaman kerja, dan keterampilan Anda. Kemudian, mintalah seseorang memeriksanya untuk memastikan Anda menulis biodata dengan ejaan yang benar dan informasi yang lengkap. Cantumkan informasi berikut dalam biodata[5] Nama lengkap, informasi kontak, dan alamat surel Anda. Pendidikan formal atau pelatihan yang pernah diikuti. Pengalaman kerja termasuk wewenang, tanggung jawab, dan prestasi kerja yang pernah diraih. Pengetahuan dan keterampilan khusus yang Anda kuasai. 4 Sesuaikan biodata dengan deskripsi kerja. Mungkin Anda ingin menggunakan biodata yang sama untuk melamar pekerjaan yang berbeda, tetapi peluang menjalani wawancara lebih besar jika Anda membuat biodata sesuai deskripsi kerja. Baca deskripsi kerja dengan teliti lalu cantumkan kata-kata penting dalam biodata. Anda hanya perlu menginformasikan keterampilan dan pendidikan yang relevan dengan pekerjaan yang diinginkan.[6] Semasa pandemi COVID-19, pastikan Anda mampu bekerja jarak jauh dan menguasai teknologi komputer sebab akhir-akhir ini, banyak lowongan kerja yang menuntut kompetensi tersebut.[7] Gunakan kata kerja aktif untuk menjelaskan aktivitas yang pernah Anda lakukan saat bekerja sebagai karyawan atau sukarelawan. Contohnya, gunakan kata "pernah merancang", "berhasil mengimplementasikan", "mampu membuat inovasi", atau "mahir menganalisis" saat menyiapkan aplikasi kerja. 5 Mintalah referensi kerja dari 3 orang. Biasanya, perekrut meminta referensi dari orang-orang yang mampu menjelaskan performa kerja Anda. Pilihlah orang-orang yang pernah bekerja sama dengan Anda, misalnya supervisor atau rekan kerja. Mintalah kesediaan mereka memberikan referensi untuk memastikan Anda boleh menyampaikan informasi tentang mereka kepada pemilik perusahaan atau pewawancara. Kemudian, mintalah informasi kontak mereka untuk dicantumkan dalam surat lamaran kerja. Pastikan Anda mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari setiap pemberi referensi, misalnya nama lengkap, nomor ponsel, alamat surel, nama perusahaan, dan jabatan mereka saat ini. 6 Tulis surat lamaran kerja jika diperlukan. Surat lamaran merupakan sarana menjelaskan alasan sehingga Anda memiliki interes terhadap pekerjaan yang ditawarkan dan kelebihan Anda dibandingkan kandidat yang lain. Saat menulis surat lamaran, gunakan kata-kata bernada antusias guna mengekspresikan bahwa Anda benar-benar ingin diterima bekerja. Selain itu, tulis surat yang ditujukan langsung kepada pewawancara agar ia tahu bahwa Anda memperhatikan hal-hal mendetail. Saat menulis surat, sampaikan informasi berikut[8] Mengapa Anda tertarik melamar pekerjaan yang ditawarkan. Kontribusi yang akan Anda berikan kepada perusahaan/organisasi. Meyakinkan perekrut bahwa Anda adalah kandidat terbaik. Keinginan untuk terus belajar dan mengembangkan diri untuk meningkatkan performa kerja. 7 Unggah profil terbaru jika Anda memiliki akun LinkedIn. Anda tidak perlu membuka akun LinkedIn untuk melamar pekerjaan, tetapi perekrut bisa memperoleh lebih banyak informasi tentang Anda melalui LinkedIn. Pastikan Anda mengunggah informasi terbaru yang akurat, terutama hal-hal yang belum disampaikan dalam biodata karena terbatasnya sarana komunikasi.[9] Contohnya, gunakan akun LinkedIn untuk memberikan informasi tentang proyek yang pernah Anda selesaikan saat bekerja sebagai karyawan atau sukarelawan, tetapi tidak bisa dicantumkan dalam biodata. Berikan informasi tentang kemampuan bekerja jarak jauh dan keterampilan komputer jika Anda melamar kerja semasa pandemi COVID-19.[10] Komunikasi virtual menjadi sarana kerja yang sangat diandalkan saat COVID-19 mewabah. Tampilkan profil terbaru dan jalin relasi dengan orang-orang seprofesi melalui media sosial.[11] 8 Pastikan Anda memiliki reputasi yang baik di media daring. Pemilik perusahaan atau pewawancara kerap menggunakan internet untuk mencari tahu berbagai hal tentang pelamar kerja. Ingatlah bahwa informasi negatif yang mereka temukan bisa mengeliminasi kandidat dari proses perekrutan. Periksa semua konten akun media sosial Anda yang bisa diakses oleh publik. Ubah pengaturan privasi untuk menyembunyikan hal-hal yang ingin dirahasiakan. Jika diperlukan, hapus unggahan yang tidak bermanfaat dan tidak merepresentasikan siapa Anda saat ini.[12] Contohnya, sembunyikan atau hapus foto yang memperlihatkan Anda sedang bersenang-senang dengan teman-teman sampai larut malam. Contoh lain, hapus unggahan lama yang berisi keluhan tentang pekerjaan atau lelucon seputar aktivitas kantor. Mintalah beberapa teman mengecek profil Anda dan memberi tahu jika mereka menemukan sesuatu yang bisa membuat perekrut mengeliminasi Anda. Iklan 1 Baca deskripsi kerja secara mendetail untuk memastikan Anda memenuhi kualifikasi. Sempatkan membaca deskripsi kerja minimal 2 kali agar Anda memahami kriteria yang harus dipenuhi. Kemudian, tulis riwayat pendidikan dan keterampilan yang Anda kuasai. Selain itu, carilah kata kunci yang membuat biodata Anda layak dipertimbangkan.[13] Contoh kata kunci "mampu bekerja dengan baik tanpa diawasi", "proaktif", "inovatif", atau "suportif". Mungkin Anda membaca informasi tentang keterampilan yang dibutuhkan, misalnya "bisa berkomunikasi melalui Zoom" atau "mampu bekerja sama dengan rekan kerja". 2 Cari tahu persyaratan mengajukan lamaran kerja dengan mengakses situs web perusahaan jika Anda menggunakan situs web lowongan kerja. Meskipun situs ini banyak membantu pencari kerja, informasi yang disampaikan mungkin tidak sama dengan informasi dalam situs web perusahaan. Hal ini menyebabkan pelamar kerja mengirim dokumen yang salah atau tidak menyampaikan informasi penting sehingga kehilangan kesempatan kerja. Sebelum mengirim aplikasi, baca lagi informasi yang tercantum dalam situs web perusahaan untuk memastikan Anda mengajukan lamaran kerja sesuai instruksi yang diberikan.[14] Contohnya, situs web perusahaan menginformasikan bahwa Anda harus mengirim surat lamaran dan biodata kepada pewawancara. Contoh lain, perekrut meminta Anda mencantumkan informasi tertentu dalam biodata, misalnya gaji terakhir. 3 Isi aplikasi kerja secara lengkap. Mungkin Anda kesal jika diminta mengisi formulir sehingga harus menulis sekali lagi informasi yang sudah tercantum dalam biodata. Namun, langkah ini meningkatkan peluang diterima bekerja jika Anda mengisi formulir dengan menjawab setiap pertanyaan secara lengkap dan akurat sebab perekrut lebih mudah membaca informasi dan menentukan kandidat yang memenuhi kriteria cukup dengan memindai formulir menggunakan perangkat lunak untuk menyeleksi pelamar kerja.[15] Gunakan program Word saat mengisi formulir agar Anda lebih mudah mengecek dan mengedit informasi atau jawaban. Kemudian, salin tempel ketikan pada formulir. Jika Anda perlu memberikan informasi tambahan kepada perekrut, misalnya pencapaian yang relevan dengan pekerjaan yang diinginkan, cantumkan hal ini dalam formulir pada tempat yang disediakan. Jangan berasumsi perekrut akan mengetahui informasi tersebut dengan membaca biodata. Jangan menggunakan fitur pengisian otomatis saat mengisi formulir supaya Anda tidak memberikan informasi yang keliru. 4 Unggah biodata dan surat lamaran kerja jika diminta. Biasanya, perekrut meminta pelamar kerja mengunggah biodata dan surat lamaran kerja meskipun sudah mengisi formulir aplikasi. Cari tombol bertuliskan "Import" atau "Upload" pada situs web, klik tombol, pilih dokumen yang diminta, lalu kirim kepada perekrut. Pastikan dokumen sudah diunggah sampai selesai sebelum Anda mengirim formulir aplikasi.[16] Agar Anda mengunggah dokumen yang benar untuk pekerjaan tertentu saat mengirim formulir aplikasi, simpan dokumen dengan nama berkas yang spesifik supaya Anda tidak salah mengirim dokumen. 5 Periksalah pengisian formulir untuk memastikan ketikannya benar. Kesalahan mengisi formulir membuat pelamar kerja terkesan tidak teliti sehingga kehilangan kesempatan kerja. Baca informasi atau jawaban Anda secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada salah ketik. Perbaiki jika ada kesalahan dan berikan informasi tambahan jika diperlukan.[17] Periksa lagi pengisian formulir untuk memperbaiki ketikan, ejaan, atau tata bahasa yang salah. Perekrut mungkin mengabaikan aplikasi Anda jika ia menemukan kesalahan tersebut karena banyaknya aplikasi yang masuk. 6 Kirim aplikasi melalui situs web jika Anda menggunakannya. Selesai mengisi formulir, cari tombol bertuliskan "Submit" yang biasanya berada di bagian bawah layar. Klik tombol ini untuk mengirim aplikasi dan mengunggah dokumen yang perlu dikirim kepada perekrut.[18] Setelah mengeklik tombol "Submit", ada kemungkinan Anda tidak bisa memperbaiki aplikasi, biodata, atau surat lamaran kerja. Pastikan informasi dan ketikan sudah benar sebelum berkas dikirim. 7 Kirim dokumen melalui surel kepada pemilik perusahaan jika Anda melamar pekerjaan secara langsung. Biasanya, pemilik perusahaan menyarankan agar pelamar kerja mengirim biodata dan surat lamaran kerja kepada manajer perekrutan atau manajer personalia. Ketik alamat surel pada formulir surel untuk mencari tahu benar tidaknya alamat tersebut. Ketik subjek surel sesuai petunjuk dalam iklan lowongan kerja lalu lampirkan biodata dan surat lamaran kerja. Ketik surat singkat kepada penerima surel untuk menyampaikan bahwa Anda ingin mengajukan lamaran kerja dan sudah melampirkan dokumen yang diperlukan.[19] Contoh subjek surel "Aplikasi Kerja sebagai Manajer Teknologi Informasi", "Biodata dan Surat Lamaran Kerja untuk Posisi Supervisor Klinik Kesehatan", atau "Pengajuan Aplikasi untuk Mengisi Lowongan Kerja". Contoh draf surat singkat "Melalui surat ini saya mengajukan lamaran kerja untuk mengisi posisi Supervisor di klinik yang Bapak/Ibu kelola. Merujuk iklan lowongan kerja dalam situs web klinik, saya memenuhi persyaratan yang ditentukan sebab saya pernah mengikuti pendidikan di Akademi Perawat Bogor dan memiliki pengalaman kerja sebagai perawat di Klinik ______, Jalan _______, Bogor sejak tahun _____ sampai sekarang. Bersama surat ini, saya sampaikan biodata dan surat lamaran kerja sebagai bahan pertimbangan". Iklan 1 Kenakan busana selayaknya ingin menjalani wawancara kerja. Kesan pertama yang Anda berikan kepada perekrut merupakan hal yang sangat penting. Apa pun pekerjaan yang diinginkan, Anda harus mengenakan busana formal saat bertemu perekrut untuk menunjukkan bahwa Anda menyikapi kesempatan kerja ini sebagai hal yang sangat penting.[20] Anda boleh mengenakan kemeja, celana panjang atau rok bawah, dan sepatu pantofel. Kenakan blazer atau kardigan sebagai baju luar agar penampilan lebih profesional. Mungkin Anda akan langsung menjalani wawancara saat bertemu perekrut jika Anda melamar kerja sebagai karyawan toko atau restoran. 2 Mintalah kesempatan bertemu manajer perekrutan. Saat bertemu karyawan yang menyambut Anda, ucapkan salam sambil tersenyum lalu sampaikan bahwa Anda ingin bertemu manajer perekrutan untuk melamar kerja. Tunggulah dengan sabar sampai ia menemui Anda.[21] Sebagai contoh, katakan kepadanya, "Selamat pagi. Saya sedang mencari pekerjaan. Saya ingin bertemu manajer perekrutan kalau beliau ada waktu." Jika manajer perekrutan sedang keluar kantor, tanyakan waktu yang tepat untuk bertemu dengannya, misalnya, "Kapan sebaiknya saya datang lagi?" Kembali lagi lain waktu jika karyawan sangat sibuk. Anda tidak memberikan kesan pertama yang baik jika menuntut diprioritaskan sehingga mengabaikan karyawan dan pelanggan yang sedang bertransaksi. 3 Sampaikan kepada manajer perekrutan bahwa Anda sedang mencari kerja. Manfaatkan kesempatan ini untuk menjelaskan apa sebabnya Anda ingin bekerja dan memilih perusahaan ini lalu tanyakan ada tidaknya lowongan kerja. Jika ada, mintalah kesempatan mengisi formulir aplikasi.[22] Saat bertemu manajer perekrutan, Anda bisa mengatakan, "Selamat pagi. Saya Tagor Evans. Saya rutin berbelanja di sini dan mengenal produk perusahaan ini dengan baik. Jadi, saya siap berkontribusi dan menjadi aset bagi perusahaan ini. Seandainya ada lowongan kerja, perkenankan saya mengisi formulir aplikasi." Anda cukup menyerahkan biodata jika perusahaan tidak menyediakan formulir aplikasi. 4 Serahkan biodata kepada manajer perekrutan. Siapkan biodata untuk dibawa saat mencari kerja untuk menunjukkan bahwa Anda benar-benar ingin bekerja. Serahkan biodata kepada manajer perekrutan lalu tunggu responsnya. Jika ia langsung mewawancarai Anda, jawablah pertanyaan yang diajukan.[23] Siapkan biodata 1-2 lembar saja. Anda terkesan ingin mengajukan lamaran kerja ke banyak perusahaan jika membawa biodata secara berlebihan. Meskipun hal ini benar, berikan kesan bahwa Anda ingin bekerja hanya di perusahaan yang didatangi. Jangan berharap manajer perekrutan akan langsung membaca biodata Anda sebab ada kemungkinan ia sangat sibuk. Tunjukkan sikap yang positif meskipun ia tidak membaca biodata Anda. 5 Isi formulir aplikasi jika diminta. Manajer perekrutan mungkin memberikan formulir aplikasi meskipun ia meminta Anda mengisinya melalui situs web perusahaan. Jawab semua pertanyaan dengan benar lalu periksa untuk memastikan Anda mengisi formulir dengan benar. Jika Anda mengisi formulir berupa lembaran kertas, jangan lupa tersenyum saat menyerahkan formulir yang sudah diisi untuk menunjukkan bahwa Anda sangat antusias untuk bekerja.[24] Serahkan formulir yang sudah diisi sambil mengatakan, "Terima kasih banyak atas kesempatan ini!" 6 Ucapkan terima kasih kepada karyawan yang tadi menyambut Anda. Temui orang-orang yang membantu Anda untuk mengucapkan terima kasih atas waktu dan bantuan yang diberikan. Pastikan Anda berbicara sambil tersenyum untuk mengucapkan terima kasih dengan tulus.[25] Sebagai contoh, Anda bisa mengatakan, "Terima kasih Bapak/Ibu sudah menyediakan waktu untuk membantu saya." atau "Terima kasih banyak atas bantuannya." Iklan 1 Hubungi perekrut seminggu setelah aplikasi dikirim. Mencari tahu progres pengajuan aplikasi menunjukkan bahwa Anda benar-benar ingin diterima bekerja dan membantu Anda memastikan berkas diterima oleh orang yang tepat. Hubungi pemilik perusahaan atau pewawancara melalui telepon, surel, atau akun LinkedIn untuk menanyakan status aplikasi dan proses perekrutan selanjutnya.[26] Catat setiap kali Anda mengirim surat lamaran supaya Anda tidak lupa memantau progresnya. Semasa pandemi COVID-19, banyak manajer perekrutan dan staf personalia yang kewalahan memproses lamaran kerja dan bekerja dari rumah. Pertimbangkan hal ini dan tunggu beberapa hari sebelum menghubungi mereka. Selain itu, pastikan Anda mengirim pesan yang singkat dan bersahabat.[27] 2 Gunakan gaya bahasa yang ramah dan positif saat berbicara dengan perekrut. Meskipun Anda ingin segera mendapat kabar, Anda memberikan impresi negatif jika terkesan gugup atau tidak sabar. Bersikaplah baik kepada semua karyawan yang berbicara dengan Anda. Ajukan pertanyaan dengan sopan dan jangan menyanggah jawaban yang diberikan.[28] Sebagai contoh, jangan memberi komentar, misalnya, "Belum ada yang menghubungi saya sampai saat ini" atau "Biasanya, berapa lama aplikasi kerja diproses?" Sebaiknya Anda mengatakan, "Apakah sudah ada keputusan atas aplikasi yang saya ajukan?" atau "Saya ingin mencari tahu jadwal pengumuman hasil perekrutan karyawan baru." 3 Sampaikan kepada perekrut bahwa Anda memahami dampak COVID-19 terhadap kondisi perusahaan dan jadwal kerja. Banyak perusahaan mengurangi karyawan karena masalah finansial. Saat ini, mungkin ia bekerja dari rumah dan tanggung jawabnya lebih besar. Jelaskan bahwa Anda bisa memahami situasi yang sedang terjadi dan siap menyesuaikan diri dengan kebutuhan perusahaan. Cara ini menunjukkan bahwa Anda adalah kandidat yang tepat dan mampu beradaptasi jika Anda diterima bekerja.[29] Contohnya, katakan kepada perekrut, "Saya mengerti bahwa perekrutan karyawan terdampak oleh pandemi. Mohon informasi, apakah perusahaan Bapak/Ibu membuka lowongan kerja?" atau "Saya mengerti bahwa jadwal perekrutan terpengaruh oleh pandemi. Saya sedang mencari kerja. Apakah Bapak/Ibu membutuhkan karyawan baru?" Iklan Kirim aplikasi berkualitas tinggi yang disiapkan secara khusus sesuai keterampilan yang disyaratkan untuk setiap pekerjaan yang diinginkan. Jangan sekadar menyebarkan aplikasi yang sama ke banyak perusahaan.[30] Saat mencari pekerjaan, pelajari keterampilan baru yang memperbesar peluang diterima bekerja. Carilah pelatihan daring gratis atau daftarkan diri untuk mengikuti kursus/lokakarya berbiaya murah.[31] Sempatkan mengetes kamera dan mikrofon komputer sebagai persiapan seandainya Anda mendapat undangan wawancara secara virtual. Semasa wabah COVID-19, banyak perekrut melakukan wawancara melalui internet.[32] Kejujuran berperan penting saat mengisi aplikasi kerja. Jadi, pastikan Anda memberikan informasi yang benar dalam aplikasi kerja. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Pasti rasanya aneh sekali, kamu sudah daftar banyak lowongan kerja dan melakukan berbagai cara melamar kerja, tapi kenapa gak ada satu pun yang berhasil. Tunggu dulu, kamu yakin sudah menyiapkan segalanya dengan baik? Gak hanya file resume, kamu juga perlu memperhatikan profilmu di JobStreet. Profil JobStreet merupakan cara paling tepat untuk membuat diri kamu tetap menarik bagi calon perekrut. Hal itu tentunya akan membawamu selangkah lebih dekat menuju pekerjaan impian. Sangat penting buatmu untuk memastikan bahwa profil dan resume menunjukkan skills dan pengalaman terbarumu. Gak cuma itu, buat kamu yang sudah pernah bekerja, pastinya kamu mendapatkan pengalaman, sertifikat, atau skills baru seiring berjalannya waktu. Dengan begitu, profil dan resume kamu perlu menunjukkan perubahan tersebut. Jadi, memperbarui profilmu di JobStreet merupakan langkah penting yang gak bisa dilewatkan! Lalu, apa saja langkah untuk update profil JobStreet? Kapan aja, sih, kamu perlu update profil JobStreet? Lalu, setelah memperbarui profil, apa yang harus kamu lakukan? Jangan khawatir, ikuti langkah-langkah berikut dengan profil JobStreet-mu! Cara Memperbarui Profil JobStreet Terdapat beberapa langkah yang perlu kamu lakukan untuk memperbarui profilmu di JobStreet. Kamu dapat memperbarui profil JobStreet-mu melalui website atau aplikasi di smartphone. Simak langkah-langkah update profil JobStreet melalui website dan aplikasi berikut. 1. Update Profil JobStreet melalui Website Ada beberapa bagian yang perlu kamu perhatikan saat update profil, seperti pendidikan, pengalaman, dan yang lainnya. Untuk update profilmu di JobStreet melalui website, kamu dapat melakukan langkah-langkah berikut. Kunjungi dan klik “Masuk” Masukkan email dan kata sandi yang digunakan untuk mengakses akun JobStreet-mu Klik “MyJobStreet” di bagian atas Pada “MyJobStreet” di bagian atas pilih “Ubah Profil” Masukkan informasi karir terbarumu di beberapa bagian berikut yang bisa kamu lihat di bagian kiri Pengalaman Klik “Tambah” di bagian kanan Masukkan segala informasi penting dengan lengkap di setiap bagian terutama bagian dengan tanda bintang berwarna merah Klik “Simpan” Pendidikan Klik pilihan “Pendidikan” di bagian kiri Klik “Tambah” di bagian kanan Masukkan segala informasi penting dengan lengkap di setiap bagian terutama bagian dengan tanda bintang berwarna merah Klik “Simpan” Keterampilan Klik pilihan “Keterampilan” di bagian kiri Klik “Tambahkan Keterampilan” Masukkan nama keterampilan yang dimilki dan tingkat keterampilan Klik “Simpan” Bahasa Klik pilihan “Bahasa” di bagian kiri Klik “Tambahkan Bahasa” Masukkan nama bahasa serta skala 0-10 untuk “Lisan” dan “Tulisan” dan pilih bahasa utama Kamu bisa memasukkan informasi mengenai Penilaian Bahasa Inggris JobStreet JELA jika sudah mengikuti tes Klik “Simpan” Info Lain Klik pilihan “Info Lain” di bagian kiri Klik icon seperti pensil dengan keterangan “Perbarui” Masukkan gaji dan lokasi terbaru yang diharapkan dan informasi baru lainnya Klik “Simpan” Profil Saya Klik pilihan “Profil Saya” di bagian kiri Klik icon seperti pensil dengan keterangan “Perbarui” Masukkan informasi pribadi dengan lengkap terutama bagian dengan tanda bintang berwarna merah Klik “Simpan” Resume Diunggah Klik pilihan “Resume Diunggah” di bagian kiri Klik “Unggah Sekarang” Pilih “Choose File” Klik “Upload” Pengaturan Privasi Klik pilihan “Pengaturan Privasi” di bagian kiri Pilih “Dicari dengan Detil Informasi” agar profil bisa dilihat oleh perusahaan Klik “Simpan” Setelah memasukkan informasi terbaru di setiap bagian yang diperlukan, profilmu di JobStreet telah di-update. Dengan begitu, profil serta resume kamu tetap relevan dengan posisi serta skill yang kamu miliki saat ini. Kamu pun sudah siap untuk melamar pekerjaan melalui JobStreet! 2. Update Profil JobStreet melalui Aplikasi Sama seperti memperbarui profil melalui website, kamu perlu memperhatikan beberapa bagian, seperti pendidikan, pengalaman, dan yang lainnya saat update profil melalui aplikasi. Pastikan kamu mengikuti langkah-langkah berikut dengan baik, ya! Download aplikasi JobStreet di Google Play Store atau Apple App Store Buka aplikasi dan klik “Masuk” Masukkan email dan kata sandi yang digunakan untuk mengakses akun JobStreet-mu dan klik “Masuk” Klik pilihan “Saya” di bagian bawah Pilih “Kelola Profilmu” Masukkan informasi karir terbarumu di beberapa bagian berikut Detail Pribadi Klik icon pensil paling atas di bagian kanan Masukkan informasi detail pribadi terbaru Klik “Simpan” Pengalaman Kerja Klik “Tambahkan” pada bagian pengalaman kerja Masukkan segala informasi penting dengan lengkap di setiap bagian bagian yang diminta Klik “Simpan” Pendidikan Klik “Tambahkan” pada bagian pengalaman kerja Masukkan segala informasi penting dengan lengkap di setiap bagian bagian yang diminta Klik “Simpan” Keahlian Klik icon pensil pada bagian keahlian Masukkan nama keahlian dan tingkat keahlian Klik “Simpan” Klik “Tambahkan Bahasa” pada bagian keahlian Klik pilihan yang sama, yaitu “Tambahkan Bahasa” Pilih bahasa yang dikuasi dari pilihan yang ada Masukkan skala keahlian 0-10 dan pengaturan bahasa utama Klik “Simpan” Klik “Unggah Dokumen” pada bagian keahlian Klik “Unggah Resume” Pilih file resume terbaru Klik “Selesai” pada bagian kanan atas Status Saat ini Klik icon pensil pada bagian staus saat ini Masukkan informasi terbaru mengenai tempat tinggal, kewarganegaraan, serta gaji yang diharapakan Klik “Simpan” pada bagian kanan atas Nah, itulah langkah-langkah yang perlu kamu lakukan untuk update profil JobStreet melalui aplikasi. Dengan memasukkan segala informasi karir terbarumu berdasarkan langkah di atas, kamu telah memperbarui profil JobStreet-mu. Hal terakhir yang perlu dilakukan adalah melamar pekerjaan melalui JobStreet! 5 Momen Penting untuk Memperbarui Profil JobStreet Saat ini kamu sudah tahu langkah-langkah untuk memperbarui profilmu di JobStreet. Lalu, kapan kamu perlu melakukan langkah-langkah ini? Jika kamu sedang bekerja tanpa rencana untuk berganti pekerjaan, kamu bisa memperbarui profil JobStreet-mu setidaknya dua kali dalam setahun. Akan tetapi, jika kamu sedang mencari pekerjaan, lebih baik kamu memperbarui profil sesegera mungkin. Dengan begitu, perusahaan akan mengetahui informasi mengenai kemampuan terbarumu. Jadi, penting untuk selalu memperbarui profil setiap meraih pencapaian baru atau mengalami perubahan tertentu. Simak 5 momen penting berikut untuk memperbarui profilmu di JobStreet. 1. Ketika Kamu Berganti Pekerjaan Seperti halnya resume, profil JobStreet kamu memberi gambaran terkini tentang riwayat pekerjaanmu kepada perekrut. Jika kamu baru saja berganti pekerjaan, pastikan untuk memperbarui bagian “Pengalaman” di profil JobStreet kamu untuk memperlihatkan pengalaman tambahan terbaru. Oleh karena itu, sangat penting untuk merevisi profilmu setiap kali berganti pekerjaan. 2. Ketika Kamu Berpindah Domisili Pindah ke kota atau provinsi baru? Para perekrut menelusuri profil JobStreet untuk menemukan kandidat ideal di wilayah mereka. Pastikan untuk memperbarui bagian “Lokasi kerja yang diharapkan” di bagian “Info Lain” di profil kamu. Kalau kamu ingin segera mendapatkan pekerjaan baru, pastikan juga untuk memperbarui “Pengaturan Privasi Profil” kamu ke opsi “Dicari dengan Detil Informasi”. 3. Ketika Kamu Memperoleh Kualifikasi Baru Kalau kamu lulusan baru yang sedang memulai karir ataupun kembali ke bangku kuliah untuk meningkatkan keahlianmu, menginformasikan calon perekrut tentang kualifikasi dapat membantu menonjolkan profil kamu dan menunjukkan wawasan yang kamu miliki. Kualifikasi terbaru juga dapat menunjukkan motivasi kamu untuk sukses dalam berkarir. Kalau kamu baru saja mendapatkan gelar sarjana, diploma pascasarjana, atau sertifikasi tertentu, sebaiknya tambahkan pencapaian itu ke bagian “Pendidikan” di profilmu. 4. Ketika Kamu Berpindah Bidang Industri Kalau kamu merasa telah menemukan kecocokan terhadap suatu industri yang baru, sangat penting untuk profilmu juga menampilkan hal tersebut. Membiarkan informasi lama tertera di profil JobStreet kemungkinan malah akan membuatmu mendapat tawaran mengenai bidang yang tidak kamu minati lagi. Dengan memperbarui profilmu, hanya perusahaan di industri baru yang kamu minati yang akan melihat profilmu. 5. Ketika Kamu Mendapat Promosi Jika kamu telah menaiki tangga jabatan di tempat kerja dan dipercayai mengemban tanggung jawab baru, tambahkan hal ini ke profil JobStreet kamu untuk menunjukkan kapabilitas dan kemampuanmu kepada calon perekrut yang mungkin mencari kandidat seperti kamu di masa depan. Hal ini juga menunjukkan bahwa kamu memiliki jenjang karir serta pengalaman yang bagus. Dengan begitu, ketika ingin mencari pekerjaan baru untuk lebih meningkatkan jenjang karir, perusahaan tentunya akan melihat kamu sebagai salah satu kandidat terbaik. Nah, setelah mengetahui kapan saja dan bagaimana cara memperbarui profil JobStreet-mu, tahap selanjutnya adalah melamar pekerjaan. Untuk mendapatkan pekerjaan yang kamu incar, ikuti cara melamar di JobStreet berikut. Kunjungi atau buka aplikasi JobStreet di smartphone Masuk ke dalam akun JobStreet-mu Masukkan nama pekerjaan, daerah, serta spesialiasi pada pencarian di website atau pada bagian “Cari” di aplikasi Klik “Cari” pada website atau “Search” pada keyboard smartphone Klik salah satu lowongan yang tertera Baca deskripsi dan kualifikasi pekerjaan Klik “Lamar Sekarang” Dengan begitu, profil serta resume kamu akan terkirim ke database perusahaan yang bersangkutan setiap kamu memilih “Lamar Sekarang”. Nantinya lamaran kamu akan diseleksi berdasarkan kecocokan kemampuanmu dengan kualifikasi yang dicari oleh perusahaan. Jadi, pastikan kamu memperbarui profilmu di JobStreet sebelum melamar ya! Yuk, daftar di JobStreet dan siapkan diri untuk update profil JobStreet dengan langkah-langkah di atas. Cari tahu kisaran gaji, pelatihan wawancara, dan tips lainnya di Bantuan Karir. Jangan lupa download aplikasi JobStreet di Google Play Store atau Apple App Store dan lamar pekerjaan sekarang juga! Tentang SEEK di Asia SEEK adalah grup perusahaan, yang terdiri dari bisnis rekrutmen online, pendidikan, komersial dan nirlaba. SEEK memberikan kontribusi positif pada kehidupan orang banyak dalam skala global. SEEK terdaftar dalam Australian Securities Exchange, dan menjadi salah satu dari 100 perusahaan terbesar. Di Asia, SEEK beroperasi dengan brand JobStreet dan JobsDB, platform ketenagakerjaan terbesar di Asia dan pilihan utama bagi kandidat dan perusahaan. SEEK menarik lebih dari 500 juta kunjungan per tahun di enam pasar yang dioperasikannya, yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Tentang SEEK Limited SEEK adalah grup perusahaan, yang terdiri dari bisnis rekrutmen online, pendidikan, komersial dan nirlaba. SEEK memberikan kontribusi positif pada kehidupan orang banyak dalam skala global. SEEK terdaftar dalam Australian Securities Exchange, dan menjadi salah satu dari 100 perusahaan terbesar. Pada tahun 2022, SEEK diakui sebagai salah satu dari Australia’s Top Ten Places to Work in Tech dalam penghargaan AFR BOSS Best Places to Work. Tahun ini, SEEK merayakan 25 tahun membantu warga Australia menjalani kehidupan kerja yang lebih memuaskan dan produktif.
Unduh PDF Unduh PDF Di bursa kerja yang semakin penuh persaingan ini, Anda mungkin terdorong untuk mendatangi perusahaan atau tempat usaha di sekitar, dan meninggalkan lamaran Anda di sana. Hanya saja, cara ini mungkin cukup berisiko dan berpeluang merusak kesempatan Anda mendapatkan pekerjaan. Pelajari cara-cara terbaik untuk melamar pekerjaan untuk memastikan kesuksesan Anda! 1 Bacalah iklan lowongan pekerjaan dengan saksama. Di dunia digital seperti sekarang ini, sebagian besar lamaran pekerjaan dapat dikirimkan melalui surel. Sama halnya, iklan pekerjaan untuk suatu posisi biasanya dipasang di situs web perusahaan dan situs web iklan lowongan pekerjaan seperti Jobstreet, Jobsdb, dan Glassdoor perusahaan nirlaba cenderung menggunakan Kerja LSM dan Kerja-NGO.[1] Lihatlah selalu situs web perusahaan untuk memastikan mereka masih menerima lamaran. Biasanya Anda dapat menemukannya pada halaman berlabel "Karier" atau "Pekerjaan". Jangan hanya menghampiri suatu tempat usaha jika tidak ada lowongan pekerjaan. Lihatlah iklan lowongan pekerjaan untuk mengetahui informasi cara melamar. Jika iklan lowongan tersebut menyatakan Anda harus melamar secara langsung di toko atau kantor mereka, hal ini dapat dilakukan. Jika iklan lowongan pekerjaan menyatakan "tidak menerima telepon", dapat disimpulkan mereka juga tidak ingin Anda muncul secara langsung terkecuali diminta.[2] Perusahaan yang biasanya menerima lamaran secara langsung meliputi restoran, supermarket, dan tempat usaha eceran lainnya. Perusahan ini sering kali memiliki posisi yang harus diisi segera dan karena itu, bersedia untuk mempercepat proses perekrutan seseorang.[3] 2 Carilah tanda-tandanya. Sebagian tempat usaha akan memasang tanda pada pintu masuknya yang menyatakan "Dibutuhkan Segera" atau semacamnya. Jika Anda melihat tanda seperti ini, Anda bisa masuk untuk menanyakan suatu posisi secara langsung.[4] Pastikan Anda terlihat rapi saat masuk ke dalam, walaupun hanya ingin menanyakan suatu pekerjaan dan belum menyerahkan surat lamaran. Rapikan rambut dan pakaian, serta segarkan napas Anda. Walaupun Anda tidak perlu mengenakan setelan lengkap untuk sekadar menyerahkan lamaran, Anda harus terlihat rapi celana panjang, rok kerja dan blazer, serta kemeja berkancing yang dimasukkan akan terlihat sopan. 3 Jangan datang secara tiba-tiba. Jika Anda sudah mengirim lamaran, Anda mungkin berpikir benar-benar mendatangi kantornya akan memberi kesan kompetitif. Mungkin Anda percaya tindakan ini akan memperlihatkan ketertarikan Anda yang sesungguhnya terhadap pekerjaan tersebut. Namun manajer perekrutan mungkin memandangnya sebagai suatu tindakan yang mengganggu atau bahkan tidak sopan.[5] Ingatlah saat manajer perekrutan harus menyaring lusinan, bahkan ratusan lamaran untuk satu posisi, mereka mencari kandidat yang mematuhi petunjuk dan menghormati sistem perekrutan mereka. Melanggar aturan yang diberikan kemungkinan akan merusak kesan Anda di mata mereka. Iklan 1 Bawalah resume. Anda harus menyerahkan dokumen yang dibutuhkan agar dapat dipertimbangkan secara serius saat melamar sebuah pekerjaan. Sebagian besar pekerjaan akan membutuhkan resume atau daftar riwayat hidup, yang merupakan rangkuman pengalaman profesional Anda, dan sebuah surat lamaran, yaitu surat yang menyatakan ketertarikan Anda terhadap posisi tersebut dan alasan Anda memenuhi syarat untuk mengisinya.[6] Tuliskan pengalaman pekerjaan Anda yang berhubungan dengan posisi yang dilamar secara kronologis di dalam resume. Masukkan nama tempat Anda bekerja, nama posisi, dan masa bekerja di sana. Saat menjelaskan tugas-tugas Anda di setiap tempat, gunakan bahasa yang aktif untuk setiap urutan tugas dalam pengalaman Anda seperti "menciptakan", "melaksanakan", "memenuhi target", "merancang", "memproduksi", dsb.[7] Masukkan keahlian yang Anda dapat gunakan kembali di tempat baru. Jika Anda melamar untuk pekerjaan di bidang atau lingkup yang baru, berfokuslah pada keahlian dari pengalaman sebelumnya yang Anda dapat gunakan di posisi tersebut. Hal ini meliputi penyelesaian konflik, pelayanan pelanggan, keahlian menyelesaikan masalah, dsb.[8] 2 Bawalah surat lamaran Anda. Surat lamaran adalah kesempatan untuk membuat perusahaan mengetahui lebih banyak tentang diri Anda sebagai seorang individu dan kenapa Anda tertarik pada perusahaan tersebut. Namun, tidak perlu menjelaskan kembali semua pengalaman yang sudah tercantum di resume.[9] Buatlah surat lamaran sepanjang satu halaman saja dengan sangat rapi. Sebagian besar contoh surat lamaran kerja berisi kira-kira tiga paragraf, dengan setiap paragrafnya menjelaskan satu topik utama. Di paragraf pertama, Anda perlu memperkenalkan diri Anda dan menjelaskan posisi yang Anda lamar. Masukkan satu atau dua kalimat mengenai bagaimana Anda merupakan orang yang tepat untuk perusahaan tersebut secara umum.[10] Di paragraf kedua dan ketiga, Anda perlu memasukkan contoh spesifik mengenai pencapaian dalam karier yang membuat keahlian Anda sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh pekerjaan tersebut. Berikan perincian dalam contoh. Apakah Anda mengatur seminar di pekerjaan terkini Anda? Apakah Anda mendapatkan cara-cara kreatif untuk mencapai kuota Anda?[11] Pastikan untuk mengucapkan terima kasih kepada orang yang membaca karena telah meluangkan waktunya dan masukkan juga informasi kontak, seperti alamat surel dan nomor telepon Anda. 3 Bawalah materi tambahan. Materi ini mungkin beragam tergantung pada persyaratan pekerjaan, tetapi bisa saja meliputi contoh tulisan atau portofolio dari pekerjaan kreatif.[12] Anda juga perlu memasukkan daftar referensi atau bahkan surat rekomendasi jika diminta.[13] Simpanlah dokumen ini dalam berkas atau portofolio agar tidak kusut saat Anda membawanya serta. 4 Berpakaian dengan sopan. Jika Anda datang untuk mengantarkan resume dan surat lamaran, Anda tentu ingin terlihat profesional dan kompeten. Walaupun tidak perlu berpakaian seperti akan mengikuti wawancara penuh setelan dan dasi, Anda harus terlihat seperti orang yang dapat mewakili perusahaan secara profesional.[14] Pakaian kasual bisnis seperti celana panjang atau celana khaki dan kemeja yang dikancingkan serta blazer sudah tepat untuk pria. Wanita juga dapat mengenakan celana panjang kerja, kemeja atau blus berkancing, rok pensil atau gaun yang lebih profesional. Pastikan alas kaki Anda juga terlihat profesional. Tinggalkan sepatu kets dan sepatu dengan hak yang sangat tinggi di rumah. 5 Bersikap sopan. Saat Anda memasuki kantor, tersenyumlah dan perkenalkan diri Anda pada pegawai administrasi yang berada di bagian meja depan atau penerima tamu. Jelaskan bahwa Anda ingin menyerahkan materi lamaran untuk suatu posisi pekerjaan. Pegawai administrasi mungkin akan menerima materi dari Anda, atau mengalihkan Anda kepada orang yang tepat untuk menyerahkan dokumen tersebut.[15] Jangan bersikap kasar atau merendahkan orang yang berada di meja depan. Sering kali atasan menanyakan resepsionis mengenai kesannya terhadap pelamar. Jangan sampai mereka mengingat Anda karena alasan yang buruk. 6 Gunakan waktu dengan ringkas. Jangan meminta untuk melihat-lihat kantor atau bertemu dengan calon atasan Anda. Anda akan dianggap seakan memberi beban kepada para pekerja di kantor. Jangan juga mengusik sekretaris mengenai status lamaran Anda setelah menyerahkannya. Jika perusahaan memang ingin mewawancarai Anda, mereka pasti akan menghubungi Anda. Jangan menghubungi mereka. Iklan 1 Pertimbangkan untuk meminta wawancara informasional. Jika ada tempat usaha atau industri yang Anda geluti sebagai tempat membangun karier, namun tidak ada lowongan yang tersedia, pertimbangkan untuk meminta wawancara informasional.[16] Wawancara informasional adalah kesempatan untuk bicara dengan orang yang kariernya Anda kagumi. Mungkin mereka bekerja di industri yang membuat Anda tertarik untuk beralih pekerjaan atau mungkin mereka bekerja di perusahaan impian Anda. Ingatlah bahwa wawancara informasional bukanlah wawancara kerja. Ini merupakan kesempatan bagi Anda untuk menerima nasihat dari orang yang Anda kagumi, mempelajari lebih banyak mengenai jalur karier mereka, serta menempatkan diri Anda di dalam jaringan profesional mereka.[17] 2 Carilah di dalam jaringan Anda. Mungkin ada seseorang di pikiran Anda yang ingin diajak bicara, tetapi jika tidak, Anda bisa selalu memulainya dengan mencari di dalam jaringan Anda. Pertimbangkan orang-orang yang merupakan lulusan sekolah, universitas, atau sekolah pascasarjana Anda. Secara otomatis, Anda memiliki kesamaan dengan orang tersebut, sehingga lebih mungkin baginya untuk membantu Anda.[18] Walaupun Anda dapat mencari alamat alumni dari sekolah, Anda juga data mencari alumni di situs-situs web seperti LinkedIn. Anda juga dapat meminta teman dari teman Anda atau kontak yang mungkin dimiliki rekan kerja lain untuk melakukan wawancara informasional. 3 Tanyakan dengan sopan. Kirimlah surel atau pesan LinkedIn kepada orang yang ingin diwawancarai dan minta mereka untuk menjalani wawancara informasional. Katakan padanya Anda tertarik mempelajari lebih jauh mengenai pekerjaan dan jalur kariernya. Anda dapat menawarkan untuk mengajaknya minum kopi atau mintalah bertemu dengannya di kantornya.[19] Mungkin akan terasa canggung untuk menghubungi orang yang belum pernah Anda temui sebelumnya, tetapi mungkin orang yang akan diwawancararai akan merasa tersanjung saat menerima permintaan seperti ini.[20] 4 Siapkan diri sebelum menjalani wawancara. Walaupun wawancara informasional adalah pertemuan santai, Anda tetap harus siap dengan berbagai pertanyaan. Tanyakan hal-hal seperti "Seperti apa hari-hari Anda biasanya?" atau "Bagaimana Andda mendapatkan profesi ini?" Jika orang yang Anda wawancarai bekerja di posisi yang lebih tinggi atau khusus di dalam profesi tersebut, Anda mungkin dapat menanyakan hal-hal terperinci mengenai jalur yang diambilnya untuk menuju posisi tersebut atau tanggung jawab seperti apa yang dipegangnya di sana. Menyiapkan pertanyaan akan membuat orang yang diwawancarai tahu bahwa Anda menghargai waktunya dan ingin wawancara ini menjadi percakapan yang produktif.[21] Jaga agar waktu wawancara berlangsung singkat. Anda harus menyiapkan waktu antara 20-30 menit kecuali orang yang diwawancarai bersedia meluangkan waktu lebih lama. 5Berterima kasihlah kepada orang yang diwawancarai. Setelah wawancara, pastikan untuk mengirimkan catatan atau surel ucapan terima kasih kepada orang yang diwawancarai. Pastikan bahwa orang yang diwawancarai mengetahui Anda menghargai waktu yang diluangkannya untuk berbagi nasihat dengan Anda.[22] 6 Tetaplah berkomunikasi. Wawancara informasional khususnya dapat membantu karena dapat memperluas jaringan Anda. Jika Anda melihat orang yang Anda wawancarai di suatu acara atau konferensi di bidang industrinya, pastikan untuk menyapanya dan terus berkomunikasi.[23] Hal yang terpenting adalah saat terdapat lowongan pekerjaan di perusahaan impian, Anda sudah memiliiki kontak di sana. Iklan Artikel Terkait Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Banyak pelamar kerja yang kehilangan motivasi karena mereka sudah melamar puluhan hingga ratusan kali. Mungkin juga kamu termasuk salah satunya. Namun, jangan langsung menyerah. Ada banyak alasan kenapa perusahan menolakmu dan banyak kandidat lain. Kamu bisa melakukan review terhadap lamaran-lamaran kerjamu sebelumnya. Apakah CV-mu sudah bagus? Seperti apa gesturmu ketika wawancara? Apa kamu memperhatikan persyaratan lowongan kerja sebelum mengirim CV? Hal-hal di atas seringkali kurang diperhatikan. Padahal, cara melamar kerja yang paling efektif adalah dengan menunjukkan keunggulanmu sebagai kandidat yang meyakinkan. Agar lamaranmu cepat membuahkan hasil, simak artikel ini yuk! Indikator jobseeker yang akan unggul ketika melamar kerja Salah satu kekhawatiran terbesar para pencari kerja adalah bagaimana caranya menjadi kandidat yang unggul. Di tengah ratusan dan bahkan ribuan pelamar, membuat dirimu menonjol di mata perekrut memang sangat menantang, terlebih lagi dengan tren kerja yang terus-menerus berubah dengan cepat. Keterampilan yang kali ini diminati perusahaan bisa jadi tergeser di dua tahun dari sekarang. Seperti apa sih, kandidat yang diminati oleh perusahaan? Biasanya, kandidat yang memenuhi 4 indikator di bawah ini akan lebih menarik perhatian para perekrut. 1. Terampil dalam berkomunikasi Ketika melamar kerja, selalu ingat bahwa tujuanmu adalah meyakinkan perekrut untuk menerimamu. Itu akan bisa dicapai dengan keterampilan berkomunikasi yang baik. Contoh yang paling sederhana adalah mampu berbicara dengan lancar tanpa terbata-bata di tahap interview. Jika kamu terlihat gugup ketika wawancara, perekrut akan kurang yakin untuk memilihmu karena kamu sendiri terlihat kurang yakin terhadap kemampuanmu. Tidak hanya ketika melamar kerja, keterampilan berkomunikasi juga sangat penting dimiliki ketika kamu bekerja nanti. Apalagi, jika kamu memilih pekerjaan di bidang marketing atau sales. Miskomunikasi bisa berakibat sangat fatal bagi dirimu, klien, hingga perusahaan tempat kamu bekerja. Karena itu, perusahaan biasanya menyukai kandidat yang memiliki keterampilan berkomunikasi yang sudah terbukti oleh pengalaman yang tertera di CV. 2. Bisa beradaptasi di bawah tekanan Mungkin kamu sudah sering sekali melihat kalimat tersebut di bagian kualifikasi kandidat. Namun, perlu diingat bahwa persyaratan ini tidak dibuat tanpa alasan. Zaman sekarang, semua selalu bergerak dengan cepat, mulai dari tren yang selalu berubah hingga tuntutan pekerjaan. Agar tidak ketinggalan, kamu harus bisa bergerak cepat pula. Seringkali, perusahaan akan menetapkan deadline yang ketat untuk berbagai tugas yang harus diselesaikan. Jika karyawannya tidak bisa menyelesaikan tugas tersebut dalam waktu yang ditentukan, perusahaan akan terkena efeknya. Itulah sebabnya kandidat yang “tahan banting” dan mampu beradaptasi dengan baik akan lebih menarik bagi perekrut. 3. Memiliki inisiatif Selain mampu beradaptasi, kamu juga dituntut untuk menjadi seseorang yang kreatif ketika menghadapi masalah. Ketika divisimu sedang kesulitan, akan sangat baik jika kamu bisa membuat keputusan sendiri untuk mengatasi kesulitan tersebut tanpa menunggu perintah dari orang lain. Sifat seperti ini sangat disukai oleh rekan kerja dan atasanmu. Selain inisiatif dalam mengatasi masalah, inisiatif dalam bertanya juga sangat penting untuk bertahan di tempat kerja. Ketika kamu tidak mengerti sesuatu, kamu harus bisa langsung bertanya untuk menghindari kesalahpahaman. Ketimbang melakukan banyak kesalahan karena malu bertanya, terlalu banyak bertanya agar tidak melakukan kesalahan pastinya jauh lebih baik. 4. Selalu giat mempelajari hal-hal baru Kualitas terakhir yang paling diminati oleh perusahaan adalah giat belajar. Seperti yang sudah disebut sebelumnya, dunia kerja sekarang selalu melalui perubahan yang cepat. Karena itu, kamu perlu giat mempelajari keterampilan-keterampilan baru supaya bisa bertahan. Sebagai seorang jobseeker, sangat penting untuk memiliki mindset “di atas langit masih ada langit.” Di tengah-tengah ratusan hingga ribuan kandidat, kamu harus bersaing untuk dilihat sebagai kandidat yang unggul. Cara mendapatkan kerja dengan cepat sebagai jobseeker unggul Jika kamu sudah memiliki 4 indikator tersebut, pastinya kamu harus bisa “menjualnya” dengan baik. Dokumen lamaran kerja seperti CV adalah langkah pertama yang ampuh untuk memperlihatkan nilaimu sebagai kandidat kepada perekrut. Jika CV-mu kurang menarik perhatian, kamu tidak akan memiliki kesempatan untuk maju ke tahapan berikutnya. Jadi, bagaimana cara melamar kerja sambil menonjolkan kualitas terbaikmu sebagai kandidat? Simak 5 cara cepat dapat kerja berikut ini! 1. Meningkatkan kualitas CV Seperti yang sudah disebutkan di atas, CV adalah “kunci” yang membuka pintu menuju posisi kerja incaranmu. Masih banyak kandidat yang terlalu fokus mempersiapkan diri untuk tahap wawancara sampai tidak memperhatikan kesalahan-kesalahan teknis pada CV mereka. Padahal, meskipun terlihat kecil, kesalahan tersebut bisa berakibat fatal karena perekrut akan mendapat impresi bahwa kamu tidak memiliki niat melamar kerja. Karena itu, membuat CV yang rapi dan menarik perhatian sangat penting untuk melancarkan proses lamaran kerjamu. 2. Ikut berbagai pelatihan kerja Dalam melamar kerja, pastinya kamu perlu meyakinkan perekrut bahwa kamu adalah kandidat terbaik. Salah satu hal yang paling diperhatikan perekrut selain pengalamanmu adalah keterampilan yang kamu kuasai, mulai dari keterampilan teknis hingga transferable skills. Mulai perjalanan upskilling-mu melalui seekMAX, di mana kamu akan memiliki akses ke ratusan pelatihan gratis untuk berbagai macam keterampilan yang akan sangat berguna ketika bekerja. Setelah menyelesaikan pelatihan pilihanmu, kamu bisa memasukkan keterampilan yang telah kamu kuasai ke dalam CV. 3. Prioritaskan kualitas daripada kuantitas Setelah merampungkan CV, tahap berikutnya adalah mengirim lamaran kerja ke perusahaan incaran. Nah, kesalahan yang kerap dilakukan jobseeker adalah melamar ke posisi dan perusahaan sebanyak mungkin tanpa memperhatikan persyaratan lamaran kerja. Misalnya, jobseeker yang baru memiliki pengalaman 1 tahun melamar ke pekerjaan yang membutuhkan minimal pengalaman 3 tahun. Tentunya perekrut tidak akan menerima lamaran kerjanya. Kualitas akan selalu lebih baik daripada kuantitas. Ketimbang “asal” melamar sebanyak mungkin, lebih baik kamu menggunakan waktu dan energimu untuk melakukan riset yang sungguh-sungguh terhadap posisi yang ingin kamu lamar, mulai dari kualifikasi, jobdesc pekerjaan tersebut, hingga budaya perusahaannya. Jika kamu melamar untuk posisi di bidang yang berbeda-beda, menyesuaikan konten CV-mu juga sangat penting. Pastinya, CV untuk melamar ke posisi di bidang retail tidak akan sama dengan posisi di perbankan. Sebelum mengirim CV, pastikan bahwa kontennya sudah sesuai dan relevan dengan pekerjaan yang akan dilamar. Dengan menerapkan langkah ini, lamaran kerjamu akan berjalan lebih efektif ketimbang mengirim CV yang sama ke ratusan posisi yang berbeda. 4. Latihan interview dengan giat Ketika CV-mu lolos seleksi, kamu akan dipanggil untuk tahap interview. Di sini lah keterampilan berkomunikasimu diuji. Meskipun CV-mu bagus, kamu juga perlu berbicara dengan nada yang tegas dan percaya diri agar perusahaan semakin yakin untuk merekrutmu. Rajin berlatih sangat penting agar interview kamu berjalan dengan lancar. Jangan ragu meminta tolong kepada teman atau keluarga untuk menjadi rekan latihanmu. Kumpulkan referensi pertanyaan yang sering muncul ketika interview dan berlatih menjawabnya dengan temanmu sebagai HRD. Jika mereka sedang tidak ada waktu, jangan khawatir. Kamu bisa berlatih sendiri menggunakan fitur Simulasi Wawancara, merekam video, ataupun berbicara di depan kaca supaya kamu bisa memperhatikan gesturmu. 5. Melakukan follow-up mengenai hasil interview Kamu sudah selesai interview, tetapi perusahaan belum memberi kabar sama sekali setelah beberapa hari, bahkan minggu. Wajar kah “menagih” kabar ke perekrut? Jawabannya adalah sangat wajar. Sebagai kandidat, kamu berhak mendapat kepastian dari perusahaan tujuan, apalagi kamu pastinya tidak melamar ke satu perusahaan saja. Biasanya, perusahaan akan memberi jawaban dalam 1-2 minggu. Kamu bisa melakukan follow-up tentang hasil interview jika sudah melewati waktu tersebut dan belum ada kabar sama sekali. Ketika melakukan follow-up, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, misalnya platform yang digunakan untuk mengirim follow-up, hal-hal yang harus dihindari, hingga sopan santun. Simak tips lengkap melakukan follow-up hasil interview ke HRD di sini! 6. Memperluas networking melalui berbagai komunitas Di dunia kerja nanti, kamu tidak akan bisa bekerja sendirian. Begitu pula ketika proses melamar kerja. Kamu akan butuh banyak bantuan, baik ketika melakukan riset mengenai perusahaan incaran, tips membuat CV, latihan interview, hingga apa yang harus dipersiapkan untuk melalui masa probation setelah kamu diterima kerja. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Untuk itu, kamu bisa bergabung ke berbagai komunitas untuk saling berbagi tips dan pengalaman dalam mencari kerja. Contohnya dengan berjejaring di komunitas profesional dari JobStreet, yaitu MAXconnect. Setelah melakukan semua langkah tersebut, ternyata kamu masi ditolak? Jangan putus asa dulu! Selain kesalahan-kesalahan yang sudah disebut di atas, ada banyak faktor lain yang menyebabkan kamu tidak diterima kerja. Anggap penolakan tersebut sebagai pengalaman untuk mengembangkan diri lebih jauh lagi. Untuk mempersiapkan dirimu lebih jauh lagi, kamu juga bisa membaca berbagai tips cara melamar kerja yang lain di laman Bantuan Karir! Baca-baca juga tips interview kerja supaya kamu lolos tahap wawancara. Jangan lupa pula untuk selalu memperbarui profil JobStreet-mu untuk persiapan maksimal kerja bersama JobStreet! Agar proses lamaran kerjamu mudah dipantau kapan dan di mana saja, pastikan kamu sudah mengunduh aplikasi JobStreet di App Store atau Play Store! Di JobStreet kami selalu berupaya mengantarkan pekerjaan yang bernilai untuk Anda. Sebagai Partner Karier, kami berkomitmen membantu pencari kerja menemukan passion dan tujuan dalam setiap langkah karier. Sebagai Partner Talent nomor 1 di Asia, kami menghubungkan perusahaan dengan kandidat tepat yang dapat memberikan dampak positif dan berkualitas kepada perusahaan. Temukan pekerjaan yang bernilai untuk Anda. Kunjungi JobStreet hari ini. Tentang SEEK Asia SEEK Asia, gabungan dari dua merek ternama Jobstreet dan jobsDB, adalah portal lowongan pekerjaan terkemuka dan destinasi pilihan untuk pencari dan pemberi kerja di Asia. Kehadiran SEEK Asia menjangkau 7 negara yaitu Hong Kong, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina dan Vietnam. SEEK Asia adalah bagian dari SEEK Limited Company terdaftar di Bursa Efek Australia, portal lowongan pekerjaan terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar. SEEK Asia dikunjungi lebih dari 400 juta kali dalam setahun. Tentang SEEK Limited SEEK adalah grup perusahaan yang beragam, dengan portofolio yang kuat yangmencakup usaha lowongan pekerjaan daring , pendidikan, komersial dan relawan. SEEKhadir secara global termasuk di Australia, Selandia Baru, Cina, Hong Kong, AsiaTenggara, Brazil dan Meksiko, yang menjangkau lebih dari 2,9 miliar orang dan sekitar 27 persen PDB global. SEEK memberikan kontribusi positif kepada orang-orang dalam skala global. SEEK terdaftar dalam Bursa Efek Australia, yang menempatkannya sebagai 100 perusahaan teratas dan telah diperingkat sebagai 20 Perusahaan Paling Inovatif oleh Forbes.
cara melamar pekerjaan di jobsdb